Analisis Kelayakan Investasi Persewaan Scaffolding Stager di Konstruksi

Authors

  • Bangun Marpaung Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.56444/jts.v16i2.1197

Keywords:

Scaffolding stager; Net Present Value (NPV); Benefit Cost Ratio (BCR); Sensitive Analysis.

Abstract

Pekerjaan konstruksi yang dikenal dengan tingkat kesulitan yang tinggi menjadikan sebuah fokus yang terpusat oleh banyak professional. Kegiatan konstruksi yang selalu meningkat menjadikan beberapa peluang aktifitas usaha konstruksi selain konsultan dan kontraktor. Penelitian ini mengkaji kebutuhan akan scaffolding stager / perancah konstruksi dengan menggunakan data sebuah perusahaan persewaan scaffolding stager di Kota bandung.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalam menganalisis evaluasi investasi dengan metode Net Present Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR). Selain itu, dalam pengambilan keputusan analisis investasi, di lakukan analisis sensitifitas (sensitive analysis) dalam mengukur seberapa layak investasi ini akan dilakukan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa investasi layak dilakukan apabila didasarkan pada metode Net Present Value (NPV) dengan benefit sebesar Rp. 68,373, 714.99 (NPV>0) dan Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1.074 (BCR>1) disimpulkan invetasi ini layak dijalankan. Berdasarkan analisis sensitifitas (sensitive analysis), dengan menggunakan tiga parameter, yaitu (1) apabila cost dianikkan 10% dan benefit tetap; (2) apabila cost tetap dan benefit diturunkan 10%. Sementara pada parameter (3) apabila cost dinaikkan 10% dan benefit diturunkan 10%, menyimpulkan bahwa investasi ini tidak layak untuk dilakukan dikarenakan tidak memenuhi parameter ke tiga dari analisis sensitifitas (Sensitive analysis). Penelitian ini sangat terbatas dalam mengumpulkan data, untuk penelitian selanjutnya data yang cukup lengkap akan memberikan hasil analisis yang lebih akurat.

Downloads

Published

2023-12-21

How to Cite

Marpaung, B. (2023). Analisis Kelayakan Investasi Persewaan Scaffolding Stager di Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 16(2), 41–56. https://doi.org/10.56444/jts.v16i2.1197