GERAKAN MELEK DIGITAL KEUANGAN PADA MASYARAKAT KELURAHAN GAJAH MADA

THE FINANCIAL DIGITAL LITERACY MOVEMENT IN THE COMMUNITY OF GAJAH MADA SUBSTANCE

Authors

  • Diah Novianti IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.56444/pengabdian45.v1i1.78

Keywords:

Bank Syariah, Parit Lalang, Literasi

Abstract

Bank Syariah merupakan salah satu bank umum yang  kegiatan operasional dan produk-produknya bebas dari bunga dan berlandaskan hukum syariah. Peningkatan jumlah Bank Umum Syariah yang diiringi dengan peningkatan jumlah kamtor cabang ternyata tidak diimbangi dengan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap bank syariah. Belum optimalnya penyerapan pangsa pasar Bank Syariah di negera yang mayoritasnya beragama Islam merupakan permasalahan yang dihadapi perbankan syariah. Rendahnya literasi perbankan syariah yang disebabkan kurangnya promosi dari perbankan syariah kepada masyarakat menjadi salah satu penyebab hal tersebut. Masyarakat Parit lalang mayoritas beragama Islam tetapi pengetahuan mereka tentang perbankan syariah pada masyarakat sangat rendah. Hal ini yang menjadi alasan pelaksanaan program peningkatan literasi produk bank syariah pada masyarakat Kelurahan Parit Lalang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan literasi produk bank syariah setelah program dilaksanakan. Hasil pelaksanaan program adalah adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait produk bank syariah dan juga peningkatan minat masyarakat untuk bertransaksi di perbankan syariah.

 

 

References

Bank Indonesia. (2020). Jumlah Uang Elektronik Beredar. Bank Indonesia, April 2009, 2019. https://www.bi.go.id/id/statistik/sistem-pembayaran/uang-elektronik/Contents/Jumlah Uang Elektronik.aspx

BPS. (2022). https://pangkalpinangkota.bps.go.id/indicator/153/64/1/luas-wilayah-menurut-kecamatan.html. BPS.

Darman, D. (2019). Financial Technology (FinTech): Karakteristik dan Kualitas Pinjaman pada Peer to Peer Lending di Indonesia. Jurnal Manajemen Teknologi, 18(2), 130–137. https://doi.org/10.12695/jmt.2019.18.2.4

Kandly, E., & Irwansyah. (2020). FENOMENA APLIKASI KREDIT DAN PINJAMAN ONLINE. Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media, 4(1), 12–26.

Kaniawati, K., Indrawan, R., & Sukma, A. (2018). Penerapan Digital Marketing dan Personal Finance Sebagai Pengembangan Usaha Jus Honje di Desa / Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran. 01(04), 0–1.

Lestari, R. I., Santoso, D., & Indarto, I. (2021). Meningkatkan literasi keuangan digital pada pelaku UMKM melalui sosialisasi gerakan nasional non-tunai. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 4(3), 378. https://doi.org/10.33474/jipemas.v4i3.10947

Mayanti, R. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan User Terhadap Penerapan Quick Response Indonesia Standard Sebagai Teknologi Pembayaran Pada Dompet Digital. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 25(2), 123–135. https://doi.org/10.35760/eb.2020.v25i2.2413

Nurcahya, Y. A., Nilasari, A. P., Bharata, R. W., & Dewi, R. P. (2021). Pelatihan Penjualan Produk di Era Digital Melalui E-Commerce pada Penyandang Disabilitas di Kota Magelang. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 222–233. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.10433

Nurrohmah, O. (2021). Literasi Digital Di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Digital. Nusantara Journal of Information and Library Studies N-JILS, 4(1), 103–114.

Sihaloho, J. E., Ramadani, A., & Rahmayanti, S. (2020). Implementasi Sistem Pembayaran Quick Response Indonesia Standard Bagi Perkembangan UMKM di Medan. Jurnal Manajemen Bisnis, 17(2), 287–297. http://journal.undiknas.ac.id/index.php/magister-manajemen/

Downloads

Published

2022-03-20

How to Cite

Diah Novianti. (2022). GERAKAN MELEK DIGITAL KEUANGAN PADA MASYARAKAT KELURAHAN GAJAH MADA: THE FINANCIAL DIGITAL LITERACY MOVEMENT IN THE COMMUNITY OF GAJAH MADA SUBSTANCE. Jurnal Suara Pengabdian 45, 1(1), 55–61. https://doi.org/10.56444/pengabdian45.v1i1.78