Prosedur Pengurusan Dokumen Keberangkatan Kapal pada Kantor KSOP Kelas I Dumai oleh PT. Tarunacipta Kencana Cabang Dumai
DOI:
https://doi.org/10.56444/transformasi.v3i4.2217Keywords:
Documents, Departures, Ships, EfficiencyAbstract
This paper explains the procedures for processing ship departure documents. PT. Tarunacipta Kencana Dumai Branch as a shipping company that handles ships entering and exiting Dumai Port and completes ship documents before the ship leaves Dumai Port. During the land practice, the author collected data using field research methods and library research methods, articles and journals related to the title and other supporting media. Procedures for processing ship departure documents have been effective and efficient. PT. Tarunacipta Kencana Dumai Branch as an agent who handles all ship departure documents for the relevant agencies starting from arranging Port Health Quarantine Clearance (PHQC) at the Quarantine office, processing Out Passport permits at the Immigration office, Crew List Out at the Port Authority office, Outward Manifest at the Customs and Excise office until the issuance of the Sailing Approval Letter (SPB) at the Harbormaster's office.
Downloads
References
Aruan, D. S. T., Ginting, S., Lilis, L., & Sabila, F. H. (2023). Proses penerbitan dokumen statement of fact (SOF) MV. Skatzoura oleh PT. Lampung Shipping Agency Bandar Lampung. MASMAN: Master Manajemen, 1(4), 230–240.
Baridwan, Z. (2013). Standar operating procedures. Yogyakarta: Salemba Empat.
Chandradja, J., & Sabila, F. H. (2024). Prosedur perpanjangan sertifikat keselamatan konstruksi kapal melalui sistem SIMKAPEL pada Kantor KSOP Kelas I Dumai oleh PT. Samudera Sarana Karunia Dumai. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen, 3(3), 261–267.
Dirhamsyah, D., Rispianti, D., & Situmeang, A. D. (2021). Peranan bagian operasional dalam menangani kedatangan dan keberangkatan kapal asing pada PT. Alta Maritim Indonesia Cabang Medan Belawan. Journal of Maritime and Education (JME), 3(2), 284–291.
Griffin, R. W. (2004). Manajemen. Jakarta: Erlangga.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2016). Tentang kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut (sungai dan sebagainya).
Kesuma, N., Sutria, Y., & Susilawaty, S. (2021). Peranan agen dalam pengurusan izin masuk kapal asing di Kantor Badan Pengelola Pelabuhan Batam (BPPB) pada PT. Adhigana Pratama Mulya Batam. Journal of Maritime and Education (JME), 3(2), 250–256.
Pemerintah Republik Indonesia. (2006). Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2006 tentang kegiatan perencanaan, pengoperasian, pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian.
Sabila, F. H., & Rakawitan, F. (2023). Persiapan peralatan dan dokumen sebelum melaksanakan aktivitas bongkar curah kering pada PT. Wahana Intradermaga Niaga Belawan. Student Scientific Creativity Journal, 1(5), 509–519.
Sasono, B. H. (2015). Manajemen kapal niaga. Jakarta: Andi Publisher.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Sutria, Y., Dirhamsyah, D., & Jufriyanto, J. (2022). Peranan bagian operasional dalam mengurus izin olah gerak kapal di Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan pada PT. Naval Global Trans Cabang Belawan. Journal of Maritime and Education (JME), 4(2), 386–393.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Keamanan serta Perlindungan Maritim beserta Perairan Pedalamannya dengan Menggunakan Kapal.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Syahbandar memiliki tugas dan kewenangan yang sangat berat dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran.
Wijaya, D., & Irawan, R. (2018). Prosedur administrasi. Jakarta Barat: Erlangga.